RR.18

798 Kata

Tok ... Tok ... Tok ... Ceklek ... "Permisi Pak Yudistira. Saya sudah membawa anak magang pilihan Prfesor Habibie dari Universita Nusa Bintara," jelas Bella denagn sopan. Bella membuka lebar pintu ruangan kerja Pak Yudistira - Pemilik Perusahaan Prima Utama. Senyum Bella begitu manis dan ramah sambil membiarkan Raja masuk ke dalam ruangan itu. Yudistira yang masih sibuk dengan laptopnya pun mengangkat wajahnyadan tersenyum pada Bella sambil memberikan respon anggukan kecil yang penuh arti. Tatapan kedua mata Yudistira juga terlihat tidak biasa terhadap Bella. Semua situasi yang baru saja terjadi menjadi catatan penting bagi Raja. Ia merasa ada yang aneh hubungan antara Yudistira dan Bella. Bukan sekedar hubungan antara direktur dengan sekertarisnya. Tetapi ... ? Ah sudahlah, mungkin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN