CHAPTER 76 - PULANG

2809 Kata

Pagi hari pun tiba, bisa di bilang Reya tiba di bandara di kota tempat ia lahir tersebut pukul setengah 6 pagi setelah setidaknya bisa mengalami liburan yang menurutnya hanya dua hari saja itu, karena hari lainnya tidak dia anggap sebagai liburan saking tidak menyenangkannya, dan malah terasa seperti di neraka itu. Okay, by the way, Reya tadi benar benar harus bangun sangat sangat pagi pagi buta, dia yang biasanya adalah tim tidur sampai siang, harus terpaksa di cut off setengahnya demi persiapan pulang. Dan syukurnya tidak ada masalah sama sekali hingga dia tiba ini. Mungkin benar pesawat yang di tumpangi nya sempat mengalami turbulensi sedikit, tapi setidaknya tidak lama dan juga tidak yang terlalu parah, meski begitu tetap saja Reya merasa takut kalau pesawat mengalami turbulensi _yakn

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN