"Kamu memang tidak tahu diri ya, Raline?" Pak Riswan merebut ponsel dari tangan Raline. Ia kemudian membanting ponsel tersebut ke lantai hingga pecah berkeping-keping. Ia menyesali kecerobohannya melepaskan borgol dari tangan anak si Adjie ini. Ia tidak menyangka kalau dibalik kenaifannya, Raline ini ternyata cerdas juga. "Yang tidak tahu diri itu, Bapak. Sudah diberi Tuhan kesehatan dan umur panjang, bukannya melakukan kebaikan disisa usia, eh Bapak malah terus memupuk kejahatan." Raline balas mengomeli Pak Riswan. "Kalau tidak segera bertobat nanti Bapak ruginya dua kali tahu." Walau Pak Riswan orang jahat, Raline tetap berusaha menyadarkannya. Menurut alim ulama, sampaikanlah kebenaran walau pada orang jahat bukan? Masalah mereka menerima nasehatnya atau tidak, itu urusan belakangan