Bab 33

1015 Kata

Sarah yang kalang kabut berusaha menghubungi Frangky untuk mengadu. Tapi disatu sisi Frangky juga di kejutkan dengan keadaan di butik yang tak karuan. Semua karyawan yang ada disana mengundurkan diri. Mereka juga menuntut gaji yang belum terbayar selama dua bulan terakhir. "Segera bayarkan gaji kami tuan Frangky. Nona Agatha dulu tak pernah telat seperti ini. Apalagi bonus kami juga selalu di bayarkan." Frangky menatap semua karyawan itu dengan sorot mata yang tajam. Dia menunjuk pada karyawan dengan nyalang seolah ingin memakan mereka. "Kalian tak bisa berhenti, jika kalian berhenti, gaji kalian tak akan akan bayarkan sepeserpun." Frangky membual, karena sejatinya dia sudah tak memegang uang sama sekali. Semua uang di butik itu di pakai Sarah untuk membebaskannya. Para karyawan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN