Bab 10

1145 Kata

Di kafe tengah kota, Rosalina duduk anggun di kursi empuk dengan segelas jus jeruk di hadapannya. Penampilannya glamor dengan gaun hitam selutut yang berkilau, sepatu hak tinggi, dan perhiasan elegan di pergelangan tangan serta telinga. Riasan wajahnya sempurna, seolah ia ingin mengingatkan siapa dirinya yang merupakan adalah istri sah seorang CEO sukses. Namun ekspresinya dingin. Tatapannya menusuk ke arah pintu masuk, menunggu seseorang yang membuatnya gusar sejak semalam. Meski tubuhnya masih lemah karena efek operasi yang ia lakukan beberapa hari yang lalu. Tapi, demi untuk bertemu dengan selingkuha suaminya Rosalina memaksakan diri untuk tampil bugar dan segar. Tak lama, Serena muncul. Ia melangkah dengan percaya diri, rambut panjangnya tergerai rapi, blazer berwarna krem dipadukan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN