6 tahun kemudian... Cristian menjenguk Clarissa yang sakit. "Kak Cristian datang?" Tanya Clarissa yang masih terbaring diatas kasur rumah sakit dengan berbagai macam alat dokter ditangannya. "Apa tidak sakit diinfus?" Tanya Cristian dengan random dan mengabaikan pertanyaan Clarissa. Clarissa mengangguk."Tapi setelah kak Cristian datang Clarissa gak sakit lagi." Ujar gadis itu dengan senyum manisnya. "Aku datang kesini atas suruhan mamah, jangan berharap apapun Clare!" Ucap Cristian dengan panggilan yang sengaja ia buat untuk memanggil wanita dihadapan nya. Clarissa menunduk sedih tapi ditutupinya nya dengan senyum yang selama ini hanya ia perlihatkan untuk Cristian seorang. Cristian menelan salivanya sendiri, kadang ia menyalahkan dirinya yang selalu tak bisa mengontrol diri ketika

