Kini setelah kedua nya mandi bersama dan menyelesaikan seluruh aktivitas itu, sheila dan bian duduk di meja makan. Bersama dengan revan dan reisya, bian tidak tahu lagi harus bicara apa. "Kalian memesan nya?" Tanya bian pada akhirnya kepada revan dan sang istri yang mengangguk "Makanan ini datang cukup lama, tapi kalian lebih lama lagi keluar dari kamar. Sheila, jawab papah. Kenapa lama sekali di dalam tadi?" Tanya revan membuat sheila melirik suami nya "Om bian ikut mandi bareng sheila." Ujar sheila kepada revan membuat semua orang yang berada disana tersedak karena perkataan nya. Bian melirik sang istri dengab berat hati. Kenapa juga istri nya bisa menjawab hal tersebut sejujur itu. "Cuma mandi memang tidak boleh, kita ini kan sudah suami dan istri." Ujar bian menimpali membuat tatap

