Melihat Nindy terdiam, Billy tidak tahan untuk kembali bersuara, "Jadi, benar pacar kamu sering menginap di sini?" Nindy menatap Billy yang tampak seperti sedang menahan amarah. Alasan kenapa sejak tadi diam saja karena dia masih terkejut dengan tindakan Billy yang tiba-tiba menyudutkannya, bukan membenarkan ucapan Billy. "Ganti bajumu dulu, kita bicara lagi nanti." Ketika Nindy akan menurunkan tangannya, Billy semakin kuat menahan tangannya di tembok. Bahkan, dia semakin mendekatkan tubuhnya pada Nindy, menyisakan jarak tipis di antara keduanya, membuat indra pencium Nindy dengan mudah menangkap aroma maskulin yang menguar dari tubuh Billy. "Kamu nggak bisa pergi sebelum menjawab pertanyaan saya." Saking dekatnya jarak di antara keduanya, Nindy bisa merasakan hawa dingin di sekitar t