"Itu artinya kamu harus menjadi milikku." Nindy tiba-tiba saja teringat kembali dengan ucapan Billy semalam. Dia sampai tidak bisa tidur nyenyak karena terus memikirkan kata-kata itu. Semalam, saat dia menanyakan maksud dari perkataan mantannya itu, bukannya menjawab, Billy justru mengalihkan ke pembicaraan lain dan menyuruhnya untuk segera turun dari mobil. "Cincin dari siapa tuh, berkilau banget?" Perkataan Dewi mengalihkan pandangan Denis yang sedang fokus menyetir, dia melirik sekilas pada jemari tangan Nindy yang terlihat mengenakan cincin berlian di jemari tangannya. Meskipun Nindy mencoba menutupi cincin itu. Namun, tetapi masih bisa terlihat sedikit olehnya. "Dari kamu, Den?" tambah Dewi lagi sambil melayangkan tatapan menyelidik. "Kalian udah resmi jadian, ya?" "Itu bukan d