Argan masih sibuk mengemasi buku- buku kuliahnya ketika pemuda itu mendengar Nino sedari tadi menghela napasnya. Nino benar- benar terdengar bernapas dengan berat sembari menatap layar ponselnya itu. Padahal sepertinya Nino tak sedang menonton hal aneh di ponselnya namun pemuda itu terus saja menghela napasnya itu. Karena merasa terganggu oleh Nino. Argan kemudian meletakkan buku dan tasnya itu ke atas meja belajarnya. Pemuda itu berikutnya mendekati Nino sembari mengerut dahinya lebar. "Lo kenapa? Sejak tadi gue denger lo hela napas terus mulu," ucap Argan dengan nada penasaran. Pemuda itu memandang Nino dengan alis bertaut. "Lo tahu sendiri 'kan kalau menghela napas itu bisa memperpendek usia kita tiga detik," sambung Argan lagi. Ia masih belum bisa mengetahui penyebab apa Nino menghel