Keesokan paginya, setelah sarapan berdua di kantin rumah sakit. Daniella dan Novian memutuskan untuk pulang ke rumahnya. Karena sudah semalaman dia menginap di rumah sakit, rasanya sungguh tidak enak karena ia harus tidur di sofa panjang dalam kamar Daniella. Novian merasakan tubuhnya sedikit pegal, maka dari itu pagi - pagi sekali Novian sudah mengurusi administrasi Daniella dan meminta dokter untuk mengijinkannya pulang. Selama diperjalanan, Daniella masih terdiam dan tenggelam dalam pikirannya sendiri. Sampai akhirnya Novian memergokinya sedang melamun. "Kamu kenapa, sayang?" Sejak kejadian Daniella diketahui hamil, Novian mulai sering memanggilnya dengan sebutan 'Sayang'. Ia ingin menunjukkan kepada Daniella bahwa dia menyayanginya. Tapi untuk cinta, Novian masih mengusahakannya. "A