Naira dan Davis sudah sampai di sebuah Restauran ternama di ibukota Jakarta, Davis berjalan dan membuka pintu mobil yang Naira tumpangi. Setelah itu, mereka berjalan menuju Table yang sudah di pesan oleh Davis. Davis sengaja memilih tempat yang langsung menunjukkan keindahan langit yang penuh bintang dan tempat itu sudah semua di sewa oleh Davis, bahkan Davis juga menghadirkan seorang Chef ternama di sana. Mereka semua menundukkan kepalanya kala Davis datang, tak lupa sebelum itu mereka memberikan senyuman terlebih dahulu. Naira kembali berpikir bahwa Davis adalah pemilik restauran itu, tapi itu tidak benar, Davis memang terkenal di restauran itu karena restauran itu adalah restauran favorit nya dan hampir semua pelayan restauran mengenal dirinya. Davis menarik kursi untuk di duduki ol