Leo terlihat fokus membaca berbagai berkas yang ada di atas meja kerjanya. Beberapa kali pria itu menghela nafas panjang sambil memijat pelan dahinya karena merasa begitu lelah dengan berbagai pekerjaan yang menumpuk saat ini. Pintu ruangan kerja Leo tiba-tiba terbuka dari luar dan muncul Mario yang berjalan masuk sambil memegang beberapa map berkas di tangannya. Ia langsung meletakkan map itu di atas meja Leo ketika sudah berdiri di hadapan atasannya itu. “Apalagi ini?” Tanya Leo dengan nada malas. Mario tertawa kecil melihat reaksi atasan sekaligus sahabatnya ini. “Laporan keuangan yang dikirim tim marketing untuk biaya pengiklanan,” jawabnya. Leo menghembuskan nafas kasar kemudian mengambil map tersebut dan meletakkannya di tumpukan map lain yang juga menunggu untuk ia periksa.