Bab 36 - Tragedi

1669 Kata

“Datang-datang langsung begini,” canda Fadia. “Habisnya kamu malah berpenampilan seperti itu.” “Namanya juga baru selesai mandi,” balas Fadia. “Mas Arsen ingat nggak, saat aku masih di rumah Juragan Iwan sebelum hari H dilangsungkan, Mas Arsen menyusup ke kamar dan membuat mbak-mbak terapis kehilangan kesadarannya.” Arsen kemudian berbaring menyamping menghadap istrinya. “Tentu ingat, memangnya kenapa?” “Saat itu aku juga berpenampilan nggak jauh dari ini, kan?” tanya Fadia. “Ya, kamu malah membuat saya hampir Khilaf menggantikan terapis mengelus-elus punggung mulusmu. Untungnya saya cukup waras untuk tidak macam-macam di pertemuan pertama kita setelah dua tahun berpisah.” “Ah, benar juga. Itu pertemuan pertama kita setelah sekian lama.” “Kamu tahu, saat itu saya sangat bersyukur bi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN