Kepala Ilyin mendadak pusing ketika mencium bau bawang. Wanita itu saat ini sedang berada di dapur restorannya, ingin mencoba membuat menu baru lagi. Namun, ia merasa tampaknya ada yang salah dengannya. Tidak hanya pusing, dia juga mulai merasa mual. Wanita itu segera melangkah cepat ke kamar mandi ketika ia hendak muntah. Tubuh Ilyin lemah ketika ia keluar dari kamar mandi, tapi baru saja keluar dia sudah pergi ke kamar mandi lagi dan muntah sekali lagi. "Nyonya, Anda baik-baik saja?" Erina menatap Ilyin cemas. Ilyin tidak tahan dengan bau dapur. "Erina bantu aku ke ruanganku." Erina segera memegang bahu Ilyin, membawanya ke ruangan majikannya. "Nyonya, Anda terlihat pucat. Sebaiknya kita pergi ke rumah sakit." "Tidak apa-apa, aku mungkin terlalu lelah." Ilyin sibuk bekerja selama