Sudah memasuki usia empat bulan kandungannya Liona. Xavier merasa senang mendengar anak ketiganya berjenis kelamin laki-laki untuk kedua kalinya. Dia tidak masalah apa pun jenis kelaminnya. Setidaknya dia berharap kalau Liona juga baik-baik saja. Xavier tidak ingin melihat istri dan anaknya merasa menderita kalau dia terlalu menuntut jenis kelamin. Apa pun itu akan selalu disyukuri oleh Xavier. “Seandainya waktu bisa diputar kembali. Aku ingin menemani kamu selama kamu hamil dan merawat anak-anak.” Itu adalah hal yang selalu diucapkan oleh Xavier setiap kali dia mengingat perjuangan istrinya dulu ketika dia tinggalkan. Kalau saja dia tidak pernah terjebak di dalam cinta yang begitu aneh dan merasa sangat bod0h waktu itu. Mungkin saja Xavier akan nekat melakukan kejahatan lagi kepada

