“Apakah boleh kita berhubungan layaknya suami istri?” Pertanyaan itu seketika membuat isi kepalanya Liona langsung penuh. Xavier meminta izin padanya. Tatapan pria itu penuh dengan keyakinan kalau mereka akan menikah. Mereka baru berdamai kemarin. Liona yang terpaksa menurunkan egonya karena tidak mau mengakhiri hubungan. Xavier juga sudah mengajaknya menikah berkali-kali. Liona harus memikirkan nasib anak-anak. Waktu Xavier masih menunggu jawaban. Tangan Liona yang dipegang oleh Xavier. Dia tersenyum dan kemudian menjawab. “Ya.” Xavier tersenyum dan mengecup bibirnya Liona. Pria itu langsung bangun lagi dari tidurnya. “Aku malu, Xavier.” “Aku sudah pernah melihatnya, Liona.” Mereka berdua berciuman dengan perlahan. Xavier mulai untuk memasukkan lidahnya. Liona beberapa kali mela

