“Aiiih, aku pikir kamu dan bayimu kenapa-kenapa. Kalau cuman kontraksi, kenapa harus aku? Anakmu sedang merindukan papanya.” Liona tertawa ketika melihat iparnya panik. Ini semua karena ulah kakeknya yang merencanakan semuanya. tapi kalau soal sakit, tentu saja siapa pun panik melihat Liona tadi tiba-tiba meringis kesakitan ketika sedang makan. Lalu dia dibawa ke rumah sakit dan ternyata hanya kontraksi ringan. Dia merasa ingin pulang. namun rencana kakeknya masih belum bisa diganggu oleh Liona. Dia ingin melihat kakeknya sejauh mana untuk mendukung hubungannya. “Aku tidak pernah pura-pura kalau soal ini.” “Dia sedang makan. Tiba-tiba kesakitan dan lemas.” Liona malah duduk dengan santai sekarang. “Apa kabar anak-anakku?” “Aku tadinya mau ketemu Sophie. Mau salahkan dia atas hila

