Alya merasakan kepalanya sangat pusing. Kali ini dia tidak bisa menahannya lagi. Setelah jam istirahat begitu ulangan harian selesai, ia langsung menuju ke kantin bersama dengan Siska. Mereka berdua sedang menyantap bakso yang baru saja tiba. Alya yang menumpahkan sedikit sambal ke dalam mangkuknya. Dia yang biasanya suka sekali dengan makanan pedas kali ini mengurangi porsi pedasnya sendiri. "Al, lo nggak apa-apa?" tanya Siska penuh khawatir karena melihat keadaan Alya yang benar-benar terlihat pucat kali ini. Alya mengangguk pelan. "Al, kalau lo masih pusing. Mending ke UKS, gue antar ya!" ajak Siska. Gadis itupun langsung berdiri dan membayar makannya. "Gue bisa bayar sendiri," "Nggak apa-apa. Lagian lo sering bayarin makanan gue. Sekali-sekali gue yang bayarin lo," ucap Siska kem

