"Pagi," sapa Keifer ketika melihat Nayarra di pantry. "Pagi. Mau sarapan?" tawarnya. "Hmm." Keifer mengangguk, menarik kursi meja makan, lalu duduk perlahan. "Mau kopi?" "Boleh," jawab Keifer sambil mengedarkan pandang ke sekeliling pantry dengan tatapan heran. “Ke mana para staf dapur? Kenapa kamu yang menyiapkan sarapan?” “Aku sengaja memberi mereka libur.” Keifer mengangkat alisnya lalu bergumam pelan, “enak sekali jadi mereka.” Nayarra yang tengah memanggang roti, melirik sepintas ke arah Keifer. “Kamu iri?” Keifer mengangkat bahunya pelan. “Rasanya menyenangkan juga kalau bisa mendapat libur mendadak seperti mereka.” Nayarra tertawa geli. “Minta sama bos kamu.” “Bisa minta sama kamu?” balas Keifer iseng. Nayarra kembali tertawa sambil menggeleng. “Sayangnya aku t

