41. Centeng

1219 Kata

"Pulang malam lagi?" cegat Jett di ujung tangga. Suaranya terdengar ketus dan tidak bersahabat. Nayarra yang masih menaiki tangga, otomatis menengadah untuk melihat lawan bicaranya.  "Hmm," gumamnya malas lalu segera kembali menunduk, berpura-pura memerhatikan baik-baik pijakannya pada setiap anak tangga. Sesungguhnya Nayarra heran dan lelah menghadapi Jett yang akhir-akhir ini bertingkah seperti centeng profesional. Entah bagaimana caranya, tapi pria itu selalu tahu kapan Nayarra pulang, dan selalu berhasil mencegat sebelum ia berhasil mencapai kamar. "Pergi dengan pria itu lagi?" tanya Jett tidak puas. Jelas ia tidak puas jika Nayarra hanya menanggapinya setengah hati begitu. Padahal ia membutuhkan penjelasan panjang lebar dari Nayarra. "Hmm," sahut Nayarra lagi. Ia sudah sampa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN