“Mom ...,” panggil Cheri dengan suara lirih. Nayarra menoleh ke arah Cheri yang sejak tadi terlihat tidak bersemangat menyantap makan malamnya. Gadis kecil itu hanya mengaduk-aduk makanan di atas piring tanpa memakannya. “Ya, Sayang?” Gadis kecil itu terlihat ragu untuk mengutarakan keinginannya. Nayarra menyentuh lengan Cheri dan bertanya lagi. “Ada apa, Sayang?” Cheri menatap ragu ke arah ayahnya, kemudian beralih ke arah ibunya, lalu berbicara ragu-ragu. “Cheri mau bobo sama Mommy malam ini. Boleh?” “Tian juga,” celetuk Sebastian yang duduk di seberang Cheri. Nayarra sepertinya paham alasan anak-anak meminta agar diizinkan tidur bersamanya. “Tentu, Sayang. Kalian boleh tidur sama Mommy.” “Besok juga?” ujar Cheri dengan pandangan bertanya. Nayarra mengangguk kecil. “Lus

