27. Senja yang Berbeda

1610 Kata

"Naya, kamu lagi sibuk?" sapa Raka saat ruangan HRD kebetulan sedang lengang. Pastilah para biang keributan itu masih menikmati menit-menit terakhir jam istirahat makan siang mereka semaksimal mungkin. "Nggak juga, Mas. Kenapa?" "Ada yang mau saya bicarakan. Kamu ada waktu?" Nayarra memandang heran pada atasannya. Tidak biasanya Raka bersikap seserius ini. "Boleh, Mas. Mau bahas apa?" “Kita bicara di ruangan saya saja, Naya,” ajak Raka. Kecurigaannya semakin kuat. Pasti ada hal serius yang ingin Raka bicarakan, karena gerak-gerik sang atasan terlihat aneh. Namun Nayarra hanya mengangguk setuju dan mengikuti Raka. "Jadi begini, Naya,” ujar Raka begitu mereka sudah berada di ruangannya. “Saya dimintai bantuan untuk menangani anak perusahaan BLC Corp di Medan yang sedang bermasala

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN