"Ay, ada apa tiba-tiba ke sini?" sambut Dena antara terkejut namun senang ketika melihat Nayarra datang ke L&C tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Ia yang sudah merawat Nayarra selama lima belas tahun terakhir, jelas merasa ada yang berbeda sejak wanita itu tidak lagi tinggal di sana. Rindu sudah pasti, namun Dena tidak ingin mengungkapkannya agar tidak menjadi beban bagi Nayarra. "Aya nggak boleh ke sini, Ma?" gurau Nayarra sambil menghambur memeluk Dena penuh rindu. "Ya, jelas boleh!” Dena balas memeluk Nayarra sama eratnya, sambil menepuk lembut punggung wanita itu. “Cuma tumben aja datang nggak kasih kabar dulu. Kalau kamu bilang mau datang, Mama kan bisa masak makanan istimewa buat kamu." "Kalau gitu kedepannya Aya nggak akan bilang-bilang." "Lho, kok gitu?" tanya Dena heran

