78 : Obat Penenang

1295 Kata

            Tidak terhitung sudah berapa lama dirinya tertidur, tapi secara tiba-tiba saja Nabila mengerjapkan kedua matanya dengan cepat dan kembali terbangun dengan deru napas yang sama seperti kemarin malam--- terengah-engah seperti habis lari marathon bermeter-meter jauhnya. Hal tersebut terjadi karena ternyata dia baru saja memimpikan hal yang sama dengan mimpi kemarin.             Mimpi tentang traumanya yang pernah terjadi di masa lalu. Trauma yang sudah sudah memberikannya banyak pelajaran tentang kehidupan tapi di sisi lain juga meninggalkan sebuah kenangan buruk yang akan selalu bersemayam di kepalanya.             Kedua mata Nabila terbuka secara perlahan, masih berusaha menyesuaikan dengan cahaya dan keadaan yang ada di sekitarnya saat ini. Dari apa yang telah dia perhatikan,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN