LIM.115 ORANG TERPENTING DALAM HIDUPKU “Qin… Sakit!” Mendengar Xaviera Zhou yang berteriak sambil memegang b****g dan pinggangnya membuatku terkejut. Ia kembali menangis seperti anak kecil yang menahan rasa sakit. Tidak hanya menangis dengan tersedu-sedu dan menahan suaranya seperti orang dewasa, tapi kali ini ia menangis mengeluarkan suara membuatku merasa cemas. Dengan segera aku membungkukkan tubuhku mendekat padanya yang masih terbaring kesakitan. “Xaviera, apa kamu tidak apa-apa?” Dengan wajah kesal ia menanggapi pertanyaanku. “Jika tidak apa-apa, aku tidak akan menjerit.” Ini untuk pertama kalinya aku melihat Xaviera Zhou kesal kepadaku. Dengan perasaan bersalah aku mendekatinya dan duduk di atas tempat tidur di sampingnya. “Kemarilah! Biar aku lihat bagian mana yang sakit.” “T

