LIM.088 SAO DOMINGOS MARKET “Viera, kenapa kamu berlari menyeberangi jalan? Aku pikir kamu akan meninggal karena kecelakaan karena kamu menyebang tidak di tempat penyeberangan. Kamu membuatku sangat cemas.” Huanran berbicara dengan nafas tersengal-sengal karena mengejarku. Lee Zhang yang ikut berlari mengejarku pun menghentikan langkahnya di hadapanku sembari berkata, “Apa yang kamu lakuakn Viera? Kamu tiba-tiba berlari dan membuat keributan di jalan raya. Aku takut terjadi apa-apa padamu.” Aku masih berdiri terpaku dengan perasan hampa karena kecewa. Aku sangat kecewa karena ayahku yang hilang begitu cepat sebelum aku bertemu dengannya. Padahal saat ini aku sangat ingin bertemu ayahku. Aku ingin bertemu dengan beliau bukan karena marah kepadanya. Saat bertemu nanti aku juga tidak akan

