14

1130 Kata

Saat itu Rehan mendengar tawa dari Arka dan saat menatap wajah ayahnya ia tersenyum padanya, hal itu sama sekali tidak menggerakkan hati Rehan untuk meraih Arka dan mendekap nya, sejak Arka lahir, sepertinya kehadiran Arka sama sekali tidak diharapkan oleh Rehan yang justru memilih untuk berselingkuh. Wajah tegang Rehan membuat bi Iyas sadar hingga ia memilih untuk mengambil alih pekerjaan Dinda dalam mengasuh Arka. "Non, biar den Arka sama aku aja ya," ucap bi Iyas yang saat itu memutuskan untuk menggendong Arka. "Ya Bi, ajak dia ke kamar ya," suruh Dinda yang sudah merasa tidak enak kala itu. "Siap Non." singkat bi Iyas menjawab. Kala itu Dinda bangkit untuk berdiri di hadapan Rehan dan juga Intan, ia tahu bahwa saat ini Rehan justru memilih bersama dengan Intan, namun ia tidak menge

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN