Rencana ii "Siapa Angel?" Tanya Icha to the point. Gerald mengangguk, mencoba untuk jujur pada istrinya. "Wanita tadi, yang sebelum nya bertemu kamu di bandara. Dan baru saja bertemu aku didepan vila." Jawab Gerald. "Gak bilang apa-apa kamu sebelum nya sama aku. Gimana kalau dia gak kirim SMS? Bakal mana tau aku kalau kamu sempat ngobrol." Kesal Icha tapi ditahan nya agar tidak terlalu nampak cemburu. "Aku kira itu gak penting kamu." Jawab Gerald. "Dan kamu malah kasih nomor ku ke dia? Gila ya kamu?" Tanya Icha semakin marah. Gerald menggenggam tangan Icha. "Kamu bisa lebih marah lagi, kalau aku kasih nomor aku ke dia. Iya kan?" Ujar Gerald dengan tulus. Icha hanya diam, ada benarnya sih suaminya. "Tapi kan kamu bisa kasih nomor ngasal!" Ujar Icha. "Yaudah, malam ini kita beli nomo