Aldo menggandeng tangan Isla disepanjang perjalanan mereka di koridor. Banyak makhluk-makhluk alay bin lebay yang berteriak, menjerit dan bergosip. Secara keduanya sama-sama famous dengan wajah diatas rata-rata. "Ihh, enggak bisa biasa aja apa? Matanya nggak bisa dijaga" gerutu Isla. Aldo menoleh dan terkekeh, "Yaudah lo yang biasa aja" "Tapi kan risih diliatin gitu! Kenapa sih? Emang ada yang salah yah?" "Namanya juga manusia, fungsi mulut mereka kan cuma ada dua. Buat makan sama buat ngomongin orang lain" ujar Aldo sok bijak. Isla semakin menekuk wajahnya dan mempercepat langkahnya. "Astaga, Islaaa. Lo jalan udah kek orang dikejar anjing tau nggak?" Omel Aldo saat mereka sudah sampai di depan kelas Isla. "Males tau nggak, kalo jadi pusat perhatian kaya tadi" decak Isla. "Ya

