9 years later... "Ini pesanannya Neng" "Makasih Pak Udiin" gadis itu tersenyum senang lalu merogoh saku seragamnya. "Lohh?" "Kenapa neng?" Tanya Bapak penjual soto yang dipanggil Pak Udin. "Uangnya Isla kok nggak ada yah Pak? Apa udah Isla kasih ke Bapak?" "Lohh, Neng Isla belum bayar kok" "Kok belum bayar uangnya udah nggak ada yaahh" Isla menggaruk-garuk rambutnya. "Ketinggalan mungkin Neng" "OH IYA, PAK!! Seratus buat Pak Udin, uangnya Isla emang masih di tas. Tadi diseret Tiara kesininyaa" pekik Isla membuat Pak Udin dan beberapa pengunjung kantin terlonjak kaget. "Nggak usah teriak-teriak dong, Is!" Tegur Derril, ketua kelasnya. "Yee, salah siapa lo ikut dengerin" "Gue nggak dengerin, tapi gue denger" Derril menoyor kepala Isla. "Ril, bayarin soto sama minuma

