Setelah mendapat perintah dari Pak Bayu, Malik langsung pergi ke bandara. Bahkan ia datang lebih awal dari jadwal pesawat berangkat, sebab tadi ia telah bertanya pada salah satu staf bandara. 'Huft, mengikuti perintah Pak Bayu malah membuatku jenuh saja. Pesawat yang di tumpangi Bumi saja lima belas menit lagi baru akan terbang, sekarang apa yang harus kulakukan kalau seperti ini,' gumam Malik mengeluh, lalu ia mengambil tempat duduk. Krucuk! Saat Malik tengah asyik duduk, seraya memainkan ponselnya tiba-tiba perutnya berbunyi. Ia baru mengingat seharian ini ia belum makan siang, akhirnya ia berpikir untuk mencari makan dahulu. 'Ah, perutku lapar sekali. Sambil menunggu kedatangan Bumi, lebih baik aku mencari makan,' monolog Malik, dengan bergegas melangkah ke restoran tidak jauh dari

