Sebelum Malik pergi melajukan mobilnya, dan meninggalkan taksi yang telah ia tabrak tadi. Ia dengan kasar mengumpat Kiara, dengan kata-kata kasar keluar dari mulut kotornya. 'Rasakan itu gadis bodoh, setelah ini aku tidak lagi mempunyai janji pada Pak Bayu. Karena aku telah berhasil membunuhmu, Kiara,' gumam Malik senang, seraya memandang taksi yang di dalamnya ada Kiara tengah terluka parah. Sesaat Malik melihat situasi sekitar masih terlihat sepi, karena tidak ingin ada saksi mata melihatnya untuk dijadikan tersangka. Maka Malik dengan terburu-buru pergi meninggalkan lokasi kejadian. Tentu saja tanpa rasa kasihan sedikit pun, ia pergi begitu saja meninggalkan jasat supir taksi dan Kiara yang terluka. Ketika Malik telah pergi, di dalam taksi Kiara mulai tersadar dari pingsannya. Tapi,

