Malam semakin larut, jalanan pun masih sangat ramai. Membuat Monica yang tengah melajukan mobilnya ke arah rumah Pak Bayu sedikit santai, ia seolah tidak merasa takut akan ancaman atasannya lewat sambungan telepon tadi. Sebab Monica tahu, kalau Pak Bayulah yang saat ini tengah membutuhkan dirinya. Kalaupun ia telat sedikit, pasti Pak Bayu akan memaklumi keterlambatannya. Meskipun ia harus merayu pria paruh baya itu. 'Siapa suruh tadi pagi kamu cuek padaku, sekarang akan kubuat kamu menunggu seperti cacing kepanasan Bayu.' 'Tidak lama lagu, saat aku telah mendapatkan kesempatan memanipulasi semua harta kamu. Maka di hari itu aku akan meninggalkanmu, tentu saja setelah aku puas melihatmu dalam keadaan gembel,' batin Monica, dengan rencananya. Sejak Monica menjalin hubungan dengan Hendra

