Narendra kembali menangis. Kini dia hanya bisa menunggu keajaiban untuk istrinya. Berharap Tuhan kembali menyelamatkan nyawa Camelia, sama seperti dulu, ketika Camelia mengalami kecelakaan belasan tahun lalu. "Operasinya berhasil, tapi kondisi istri Anda masih kritis. Kini kita hanya bisa berharap pasien bisa melewati masa kritisnya." Penjelasan dokter yang baru saja pergi itu masih terus terngiang di kepala Narendra. Pria itu memegangi kepalanya, dia tidak bisa menerima semua ini. Suasana rumah sakit terasa begitu sunyi, meski mulai ramai karena sebentar lagi pagi menjelang. "Camelia ... aku tidak bisa hidup tanpamu. Aku yakin kamu bisa melewatinya. Kamu harus bisa bertahan dan kembali membuka mata ... demi aku." Narendra terus merapal harapan dalam hatinya. *** "Apa kamu punya bukti

