Bab 86

1228 Kata

Lyra berjalan ke arah ruang makan. Dilihatnya Adipati tengah keluar dari arah dapur dan berpapasan dengannya. “Selamat pagi, Nyonya,” sapa Adipati. Lyra tersenyum seraya menganggukkan kepala. “Pagi,” balasnya. “Apa tikusnya sudah tertangkap?” “Sudah Nyonya. Tikusnya tertangkap semalam.” Bohong. Tidak ada tikus di dapur. Tapi, tentu saja Lyra tidak akan mengatakannya. “Bagus kalau begitu,” kata Lyra. “Oh ya, Pak, bisa tolong bikinkan teh lalu antar ke ruang santai lantai dua?” “Baik, Nyonya.” “Kalau begitu aku tunggu di lantai dua, ya.” “Iya, Nyonya.” “Oh ya, dan tolong suruh Mbak Kinarsih ke atas. Aku mau minta tolong Mbak Kinarsih untuk mengepang rambutku sekarang,” kata Lyra sebelum ia pergi ke lantai dua. “Makasih,” tambahnya seraya berbalik lalu berjalan meninggalkan ruang m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN