Brankas besar yang berbentuk seperti brankas untuk Save Deposit Box yang ada di bank-bank, terbuka setelah Alex menscan mata dan menaruh sidik jarinya. Isi dalam brankas itu sungguh membuat Nara takjub sampai mulutnya mengangga lebar. “ Ini semua milikku? Bukan milik datuk atau papaku?” Tanya Alex “ Iya milik anda sendiri. Dato dan tuan besar Alfian memiliki brankas sendiri di kantor masing-masing.” Kata Bara “ Kenapa semua uang -uang ini tidak di taruh di bank?” Tanya Alex sambil memegang segepok uang dollar Amerika dan mengambil satu buah emas batangan dari tumpukan emas batangan yang berjejer di salah satu rak. “ Alex.. Alex.. Kamu ternyata benar-benar lupa ingatan. Kalau kamu tidak lupa ingatan pasti sudah aku pukul kepalamu. Mana mungkin uang hasil bisnis kita bisa langsung dima