“Hai,” sapa Glen sambil menilai penampilan Daisy dari atas sampai bawah. Pria paruh baya itu tersenyum dan mengelus dagunya ketika menilai penampilan Daisy. “Mau bertemu dengan Tuan Arie?” tanya Daisy. “Eh, iya,” jawab Glen cepat. “Tuan datang sendiri? Tidak bersama istri atau anak Tuan?” tanya Daisy penasaran. “Tidak, saya datang sendiri. Saya punya urusan penting sama Arie, katanya dia ada di ruangan kerjanya. Makanya saya mau masuk,” kata Glen masih melihat penampilan Daisy. “Kamu sudah lama kerja di sini?” tanya Glen penasaran. “Belum Tuan, masih beberapa bulan. Kenapa Tuan?” tanya Daisy balik. “Tidak saya penasaran saja, saya pernah lihat kamu beberapa kali di sini. Sepertinya kamu masih sangat muda, kamu juga cantik,” puji Glen membuat Daisy tersenyum. “Terima kasih Tuan, apa