“Devian tunggu! Kita perlu bicara!” teriak Fiona sambil berlari mengejar Devian yang hendak masuk ke dalam mobil itu. “Apa lagi yang kamu inginkan?” tanya Devian berhenti ketika di depan mobilnya. “Semuanya sudah selesai dan tak ada lagi yang bisa kita bahas. Saya tahu kamu sudah memberitahu Daisy tentang tidur malam itu. Kamu sudah tidak bisa ancam saya lagi untuk itu. Saya tahu kalau kamu merekayasa semuanya. Saya nggak bodoh Fiona untuk nggak tahu apa yang sudah kamu lakukan sama saya. Kamu memberikan saya obat tidur saya jelas sangat tahu itu. Kamu ancam saya pakai foto itu tapi kamu sendiri yang memberitahu pada Daisy.” “Dari mana kamu tahu kalau aku udah kasih tahu Daisy?” tanya Fiona terkejut. “Kamu nggak perlu tahu saya tahu dari mana. Tapi kamu sudah tidak bisa ancam saya lagi

