Pertemuan Evans dan Tommy

1483 Kata

Setelah menunggu selama satu jam lamanya di tempat yang sama dan dengan posisi yang masih sama seperti sebelumnya, bahu Daania disentuh lembut oleh seseorang, hingga wanita itu mengangkat kepalanya dan mendongak ke belakang untuk melihat seseorang itu. Kedua mata Daania tampak berbinar penuh haru, ia bahagia bisa melihat sang ayah datang ke tempatnya tinggal untuk mendengarkan keluh kesahnya, padahal selama ini Daania selalu memberi jarak dengan Mario, karena ia sangat membenci sang ayah sejak kehilangan sosok ibu yang paling mengerti keadaannya. "Papa..." ucap Daania yang begitu lirih saat menyebut nama itu. Mario segera duduk bersimpuh dan merengkuh tubuh Daania lalu mendekapnya dengan sangat erat. "Apa yang membuatmu terlihat hancur seperti ini, nak?" tanya pria itu yang suaranya ter

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN