51. Mari Berangkat

2272 Kata

Ivan. ... Ivan. ... Ivan. ... Bahkan setelah delapan bulan berlalu, nama itu masih terasa menangkan di lidah Scarlet. Kadang ketika berbaring di malam hari, Scarlet memanggil nama pria itu kedalam kegelapan kamarnya hanya untuk merasakan sesuatu. Hanya untuk merasakan kembali kehadiran pria yang tidak bisa dilenyapkannya dari benaknya. Ia sudah mencoba dengan segala cara untuk menghilangkan bayangan Ivan, percayalah, ia sudah mencoba. Tapi tidak peduli apapun yang terjadi, tidak pernah seharipun ia bisa menghilangkan pria itu dari pikirannya. Apakah pria itu masih hidup? Apakah pria itu akan kembali seperti yang dijanjikannya? Apakah pria itu memikirkan tentangnya, sama seperti yang ia lakukan setiap harinya? Scarlet memejamkan matanya dan meremas bantal yang ada di bawah kep

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN