Semua keluarga tampak cemas, mereka sedang menunggu kelahiran cucu pertama Marsel dan Alexa. Tengah malam tadi, Gladys merasa perutnya kontraksi dan ketubannya pecah. Mewakili putranya yang belum tahu menahu tentang hal seperti ini, Marsel segera membawa menantunya ke klinik bersalin milik Fana yang buka 24 jam. Meski 24 jam, Fana hanya ada ketika dia tidak sedang sibuk di rumah sakit. Kalau Fana sedang berhalangan, paling ada bidan yang membantu. Kebetulan malam hari ini, Fana ada dan wanita itu sendiri yang langsung menanganinya. Tentunya, Marsel lebih memilih membawa Gladys ke klinik milik Fana ketimbang ke rumah sakit. Dia juga punya rasa malu kalau orang-orang tahu bahwa anak keduanya yang masih SMA menghamili perempuan sampai hamil dan akhirnya menikahinya. "Gimana Mas, ada jawaban