Rahasia Sintia

1047 Kata

Sintia melayani pembeli yang ada di toko kain milik Bu Juminah dengan ramah. Semakin siang, toko kain yang ada di tengah-tengah pasar itu semakin ramai pembeli. "Toko saya semakin hari semakin ramai berkat kamu, Sin." kata Bu Juminah memuji kinerja Sintia. Sintia tentu saja merasa senang mendengar pujian dari pemilik toko tempat dia bekerja. "Dulu saya sering membuat baju sendiri ketika masih hidup di kota, Bu. Jadi sedikit banyak saya tau mengenai kain-kain yang laku di pasaran." jelas Sintia jujur. Bu Juminah tampak tersenyum ringan dan menepuk pundak wanita itu setelah beberapa menit bercaka-cakap dengan Sintia. Wanita paruh baya itu lalu pergi menuju lantai dua yang dia sulap menjadi tempat tinggalnya. Selang beberapa menit setelah kepergian Bu Juminah, seorang pria paruh baya den

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN