Sintia Malang, Alana Sayang

1068 Kata

Alana menatap tak percaya pada sosok yang ada di depannya. Bagaimana ini bisa terjadi? Kenapa wanita itu bisa ada di sini? "Mama?" lirih Alana dengan langkah lemas mendekati wanita yang sudah melahirkannya. "Alana.." lirih Sintia tercekat. Dia tidak tau jika putrinya juga berada di sini. Sepertinya berita tentang perselingkuhannya telah menyebar dengan begitu cepat. "Ini semua nggak bener kan, Mah?" tanya Alana masih syok. Sintia yang mendengar pertanyaan itu hanya bisa menunduk. Rasanya dia sudah tidak punya muka lagi di depan putrinya sendiri. "Jangan dekati wanita itu, Alana." cegah Dirga saat Alana berjalan mendekati sang Mama. "Tapi, Yah.." Alana bersuara dengan begitu lirih. "Lebih baik kita pergi. Dan biarkan wanita ini menerima akibat dari perbuatannya." ujar Dirga tegas yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN