Pilihan Alya

1371 Kata

Rangga dan juga Alya kini sudah berada di jalan menuju rumah Alya. Tentu saja di sana sudah ada Amina yang menunggu kedatangan merekaa berdua. Perasaan Alya masih belum tenang, apalagi saat Rangga bilang untuk menciptakan rasa itu. Padahal rasanya pada Rangga sudah sejak lama dia pendam. Namun, Rangga tidak pernah melihatnya seperti wanita yang suka padanya. Rangga hanya selalu menganggap kalau Alya itu hanya sahabatnya, tempat singgahnya di kala dia memiliki masalah. Sedangkan Alya menganggap Rangga lebih dari itu. Alya sibuk dengan pikiranya sendiri, di dalam perjalanan Alya hanya bisa diam sambil menatap ke arah jendela, dan itu mengusik Rangga. "Kenapa diem aja hmm?" Tanyanya. Alya tidak menoleh, dia menopang dagunya dengan sebelah tangannya, dengan terus menatap ke jendela mobil

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN