Alya mengerjapkan matanya saat melihat email yang masuk, Alya baca berulang kali email yang massuk tersebut. Dari mulai judulnya dan semuanya hingga pada akhirnya Alya terdiam menatap layar laptopnya yang menyala menampakkan surat pemecatan yang selalu dia takutkan. Dan hari ini semua terjadi, apa yang di takutkan oleh Alya terjadi, dunia seolah berrhenti berputar. Saat Alya kini meratapi nnasibnya menjadi pengangguran, tapi demi memastikan Alya meraih ponselnya dan menghubungi Fares teman kantornya. Alya langsung melakukan panggilan pada Fares. "Halo Res?" (Kenapa?) Alya mengerutkan keningnya saat mendengar Fares seolah seperti sedang menangis, "Lu kenapa?" Tanya Alya dari balik telponnya. (Gue di pecat Al, terus sekarang gue harus gimana coba? Mana gue mau kawin lagi!) Rengek Fares.

