CHAPTER 62

1188 Kata

Aaron terkekeh. Ia mengusap punggung Reanne lalu membawanya ke atas ranjang. "Istirahat di sini, aku akan bawakan teh madu untukmu." Reanne menahan tangan suaminya,"Aku serius Aaron... Aku mau dirimu..." Aaron mencoba untuk berpikir positif, mungkin maksud Reanne itu adalah kehadirannya. Benar, bukan? "Baiklah. Aku akan di sini." Aaron mengambil tempat di sebelah Reanne demi menuruti keinginan wanita itu. Reanne kembali bergerak gelisah karena Aaron masih tidak peka. "Aku mau kau buka baju..." Rengeknya. Aaron mengerutkan dahi, apa Reanne baru saja memintanya untuk telanjang? "Hah? Untuk apa?" Wanita itu mencebik kesal. Dia dengan cepat menaiki tubuh suaminya hingga Aaron sedikit kelimpungan. "Kau sangat tidak peka, Tuan. Aku bilang aku mau dirimu." Pria itu memegang pinggul istr

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN