Suara orang bicara menyambut saat aku membuka mata. Aku tak langsung bangkit untuk melihat, karena harus mengumpulkan kesadaran dulu. Di mana ini? Kenapa aku ada di kasur? Terakhir rasanya aku di sofa, di dalam ruangan Al. Aku turun dari kasur. Setelah mendorong pintu, suara itu terdengar semakin jelas. Suara Al. Tapi dengan siapa dia bicara? Aku memilih untuk tetap berdiri di ambang pintu, mendengarkan Al bicara. "Hm, makasih." setelahnya aku tak mendengar apa-apa lagi. Aku jadi penasaran. Tapi sebentar, sejak kapan ada kamar di dalam ruangan ini? Apa memang sudah ada sejak dulu? Aku keluar dari kamar sepenuhnya, menghampiri Al. "Udah bangun?" "Hmm. Sejak kapan ada kamar di sini?" "Oh, sejak tiga tahun lalu." 3 tahun? Berarti sudah lama. "Gue jarang pulang ke apartemen. Wak

