Air mata tidak berhenti mengalir saat Nadia melihat begitu banyak fotonya yang diambil secara diam-diam, maupun foto kebersamaan mereka dulu yang tersimpsn di ponsel Raka. Malam saat kejadian ponsel itu tertinggal di ruang pribadi Raka di Golden dan baru Jo temukan kemarin. Sayangnya ponsel itu terkunci kata sandi, jadi Jo biarkan begitu saja. Dia sengaja membawanya ke rumah sakit, karena merasa Nadia lebih berhak atas benda itu. Siapa sangka Nadia ternyata bisa dengan mudah membukanya dengan memasukkan tanggal lahirnya sebagai sandi. Hal yang membuatnya langsung berderaian air mata, apalagi setelah melihat foto-foto di dalamnya. "Lihat Gala, ini papamu! Papa Raka," gumamnya sambil menunjukkan fotonya bersama Raka, padahal bocah itu sudah terlelap pulas di pangkuannya. Tidak ada yang be