Jemputan tak disangka-sangka

2240 Kata

“Mereka berempat memang dekat,” kata Lea ketika Kikan bertanya mengenai ke mana perginya Hamish dan Halim, juga tentang seseorang bernama Arrayan. “Hangout mereka di luar baik kalau sekarang. Bada sama dulu hanya untuk tebar pesona sana-sini. Bukan Halim ya, yang aku maksud itu Hamish dan Aric.” Kata Lea. Membicarakannya dengan amat santai. “Hamish dan Aric?” “Iya, angguk Lea. Keduanya buaya pensiun.” Balas Lea. Buat Kikan tertawa, Lea yang terlihat ekspresinya kaku, bisa juga mengeluarkan kalimat mengundang tawa. Kikan berhenti tertawa karena Lea berekspresi serius. Dua orang yang terlihat berbeda, tapi bisa bersama dan jadi pasangan. Karakter Lea dan Hamish jelas berbeda. “Arrayan itu teman baik mereka bahkan sebelum Aurora dan Zayan menikah,” beritahu Lea lagi. “Bunda!” Felo

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN